Langsung ke konten utama

Bahaya di Balik Tato Kosmetik



Tato kosmetik semakin populer untuk wanita modern saat ini. Mulai dari tato alis, mata dan bibir. Tato kosmetik memang bisa menjadi alternatif instan untuk memperbaiki kekurangan wajah. Namun, apakah tato kosmetik aman?

Untuk tampil cantik tetap harus memperhatikan faktor kesehatan. Penggunaan tato kosmetik memiliki  dampak tersendiri dan Anda harus mengetahui bahaya apa saja yang bisa terjadi.

Tato kosmetik ternyata memiliki risiko gangguan kesehatan yang lebih besar dibanding tato di bagian tubuh lainnya. Keluhan yang paling umum setelah melakukan tato kosmetik adalah dermatitis, koloid, lecet pada kulit dan tanda-tanda bekas luka. Bahkan pengguna tato kosmetik mengaku merasa kulitnya terbakar setelah melakukan tato.

Terlepas dari tingkat bahaya kimia, tato kosmetik juga sering menimbulkan keluhan-keluhan kesehatan akibat si seniman tato tidak memiliki keahlian khusus. Sebanyak 90 persen seniman tato memperbaiki kesalahan saat menato karena mereka tidak memiliki keahlian khusus.

"Anda bisa mendapatkan mesin tato dan pewarnanya di eBay, kemudian secara mudah membuat klinik kecantikan. Tidak ada yang bisa menjamin apakah orang tersebut benar-benar seorang ahli tato wajah atau bukan, " jelas Dr Charles Zwerling, seorang dokter mata dan penulis 'Micropigmentation Millenium', seperti dikutip dari The New York Times.

Begitu banyak kasus pembengkakan di area wajah akibat tato. Bahaya lainnya dari tato kosmetik adalah risiko infeksi HIV/AIDS, hepatitis dan peradangan karena menggunakan jarum yang tidak steril. Selain itu ada juga keluhan alergi terhadap pewarna yang digunakan.

Awalnya tato diciptakan untuk membantu orang denga alopecia, sebuah kondisi hilangnya rambut dari kepala atau badan. Pembuatan tato digunakan untuk membantu mengadakan rambut bagi penderita luka bakar, pasien kanker, dan pasien parkinson.

Seiring perkembangannya, tato kosmetik digunakan untuk menutupi kekurangan yang ada di wajah tanpa harus menambahkan riasan. Menjadi cantik merupakan pilihan. Namun, Anda juga harus bijaksana dalam memilih tempat tato daripada menyesal di kemudian hari.

Jika Anda ingin melakukan tato alis, bibir, atau mata, pastikan tempat tato telah memiliki izin dan terdapat jaminan kesehatan.


Semoga bermanfaat.


Writer : Kiki Oktaviani
Source : http://www.wolipop.com/read/2011/03/10/090131/1588383/234/bahaya-di-balik-tato-kosmetik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Nutrisi untuk Rambut dan Kuku Sehat

Rambut dan kuku yang sehat tidak bisa didapatkan hanya dengan perawatan dari luar, seperti creambath, memakai shampo dan kondisioner atau manikur dan pedikur. Untuk memperoleh rambut dan kuku yang sehat, Anda juga harus merawatnya dari dalam. Cukupi asupan lima nutrisi ini setiap hari agar rambut sehat dan berkilau, serta kuku menjadi kuat. 1. Biotin / Vitamin H. Biotin, atau yang lebih dikenal dengan vitamin H bisa memperbaiki kondisi rambut bercabang dan menipis, sekaligus menguatkan kuku yang mudah rapuh. Dikutip dari Woman's Day, Nina Dibona, konsultan diet dan nutrisionis di salah satu klub olahraga di Boston menjelaskan, "Kekurangan biotin bisa mengakibatkan rambut rapuh dan pecah-pecah, juga kerontokan." Rajin-rajinlah mengonsumsi pisang, kacang-kacangan, kembang kol, telur dan salmon untuk mencukupi kebutuhan biotin setiap hari. 2. Asam Lemak Omega-3. Agar rambut berkilau, konsumsi lebih banyak omega-3 dalam diet Anda. Omega-3 membantu menyehatkan ku...

7 Tips Rawat Bulu Mata Agar Tidak Rontok

Bulu mata yang indah dan sehat dapat mempercantik penampilan wajah secara keseluruhan. Namun masalah yang sering terjadi, bulu mata mudah mengalami kerontokan. Apa penyebab bulu mata rontok dan bagaimana cara mengatasinya? Dr. Gitalisa Andayani SpM, seorang ahli mata, yang ditemui saat acara L'Oreal di Plaza Kuningan, Jakarta menjelaskan, ada tiga hal menjadi penyebab gangguan pada bulu mata. Gangguan itu terdiri dari 3H. Pertama adalah 'Health', bulu mata bermasalah karena faktor kesehatan. Obat dan terapi penyembuhan kanker juga dapat mengganggu kesehatan bulu mata. Kedua, 'Habit'. Yaitu kebiasaan mengucek mata dan tidak membersihkan make-up juga mempengaruhi kondisi bulu mata. Sedangkan yang ketiga adalah 'Hormonal changes'. Perubahan hormon karena stres berlebihan dan melahirkan juga dapat membuat bulu mata lebih rapuh. Untuk bulu mata indah dan sehat, diperlukan cara tersendiri untuk merawatnya, yaitu dengan tujuh langkah berikut ini : Jagal...

Ingin Awet Muda, Benahi Cara Merawat Wajah!

Usia yang masih muda tak menjamin kulit wajah masih segar dan muda. Jika wajah Anda sudah mulai berkerut sebelum waktunya, boleh jadi cara merawatnya keliru. Cara Anda membersihkan wajah atau cara mengaplikasikan foundation dan make up memengaruhi kondisi kulit wajah. Rita Loen, koordinator make up artist Mustika Ratu, mengatakan gerakan tangan saat merawat wajah atau mengaplikasikan make up memengaruhi usia kulit. Kebiasaan yang salah saat menggunakan pembersih wajah atau foundation membuat wajah terlihat lebih tua. "Kulit wajah paling menderita setiap harinya, karena berbagai perawatan mulai pembersihan dan lainnya. Lebih menderita lagi jika gerakannya salah. Seperti memakai pembersih, penyegar, pelembab, atau foundation dengan menggosok-gosokkan tak beraturan," jelas Rita dalam talkshow yang diadakan BPPT dan Mustika Ratu di Jakarta beberapa waktu lalu. Saat menggunakan pembersih, lakukan dengan gerakan searah, sedangkan saat menggunakan penyegar sebaiknya ditepuk-...