Langsung ke konten utama

10 Tanda Anda Perempuan Matang

Anda melewati beberapa tahap untuk menjadi seorang wanita, dari mendapatkan mens pertama, ulang tahun ke-17, menikah, hingga akhirnya mempunyai anak. Namun, hal-hal itu ternyata sekadar penanda dari kedewasaan secara fisik. Kematangan secara mental adalah cerita lain, dan hal ini tak ada kaitannya dengan usia.

Pada usia 35 tahun, Anda boleh saja telah menikah dan mempunyai anak. Tetapi, Anda ternyata masih menerima "gaji bulanan" dari orangtua Anda. Bekerja hanya merupakan formalitas bagi Anda karena toh gajinya tak cukup memenuhi gaya hidup Anda. Namun, Anda mungkin seorang lajang berusia 30 tahun yang ternyata tak mudah tergoda oleh iming-iming gaya hidup konsumtif, atau anggapan Anda kurang "gaul" jika belum hangout di tempat-tempat baru.
 

Nah, bila Anda belum menyadari bahwa Anda ternyata telah menjadi perempuan matang, berikut ini adalah beberapa cirinya :

1. Bersantap adalah masalah budaya dan kebersamaan. Saat bersama teman-teman "seperjuangan", Anda tidak lagi memilih restoran fast food, melainkan rumah makan fine dining. Masalah porsi makanan tidak lagi penting untuk Anda, melainkan kualitas penyajian dan rasanya. Acara bersantap bisa berlangsung berjam-jam karena Anda senang membuka lagi cerita-cerita lucu mengenai masa lalu. Lagipula, Anda tak punya rencana untuk club hopping setelah bersantap. Yang Anda inginkan setelah makan adalah pulang ke rumah, di mana Anda bisa leyeh-leyeh di tempat tidur sambil nonton televisi.
 

2. Anda merasa tak harus mengikuti tren. Tren berlalu begitu cepat di Indonesia, tetapi Anda merasa tidak harus mengikutinya. Anda kagum dengan gaya beachy hair-nya Gisele Bundchen, tapi tidak memaksakan diri untuk memanjangkan rambut karena merasa tak cocok untuk gaya Anda secara keseluruhan. Anda membeli sepatu atau pakaian model terbaru hanya jika sesuai dengan bentuk tubuh Anda. Anda juga tidak tergoda membeli gadget terbaru hanya supaya tidak dibilang ketinggalan zaman.

3. Anda berbelanja sendiri. Perempuan umumnya senang melakukan hal-hal secara berkelompok, dari makan hingga urusan ke toilet. Namun, ketika Anda tidak lagi membutuhkan teman perempuan untuk memberi pendapat mengenai model pakaian, atau mengambilkan celana panjang dengan nomor yang lebih besar sementara Anda menunggu di fitting room, tandanya Anda perempuan matang. Seluruh aspek dari belanja itu menjadi hak pribadi Anda sendiri. Dari masuk ke toko, memilih yang Anda suka, hingga menyesali belakangan karena ternyata tak ada rok bawahan yang cocok untuk atasan yang Anda beli.
 

4. Narasumber dalam acara-acara berita ternyata seumuran dengan Anda. Inilah yang paling mengganggu. Dalam bayangan Anda, narasumber pastilah orang yang reputasinya sangat bisa dipertanggungjawabkan, dan hal ini terlihat dari pendidikan dan pengalamannya. Mereka tidak berbicara mengenai musik atau sinetron, melainkan mengenai pendidikan, kesehatan, atau sastra. Ternyata, banyak di antara mereka yang satu angkatan dengan Anda di kampus.
 

5. Begitu pula dengan dokter kandungan Anda. Ternyata usia mereka tak beda jauh dengan usia kakak Anda. Beberapa di antara mereka adalah mantan kakak kelas, dan mereka pernah berpraktik selama beberapa tahun di luar negeri. Meskipun wajah mereka terlihat masih muda, ternyata mereka sudah beranak tiga.
 

6. Anda bergabung dengan Team Facinelli. Perempuan muda umumnya memilih bergabung dalam Team Edward, atau Team Jacob, dua sosok vampir dalam film Twilight yang diperani Robert Pattinson dan Taylor Lautner. Namun, Anda menganggap dua bocah itu terlalu imut, dan lebih mengagumi sosok Dr Carlisle Cullen, ayah Edward, yang dibintangi Peter Facinelli. Anda lebih terpesona pada kebijaksanaan dan kecerdasannya.
 

7. Segala sesuatu terasa begitu mengganggu. Anda merasa Superman Is Dead itu sungguh berisik dan mengganggu. Orang yang melangkahi kursi bioskop di barisan Anda tanpa permisi, atau para pengendara yang saling serobot di jalanan membuat Anda terusik dan stres. Anda juga jadi lebih sering komplain saat berada di restoran atau di toko.

8. Semua orang rasanya lebih muda. Hal ini merupakan sinyal pertama bagi Anda. Ketika ada pegawai baru di kantor, Anda terkejut ketika menyadari usianya baru 23 tahun (meskipun penampilannya seperti sudah 30 tahun). Lalu, Anda akan mengatakan hal seperti ini, "Ha? Kamu baru umur 23?" Saat membaca profil para selebriti, Anda juga terheran-heran mengapa semuanya lahir di tahun 1980-an.

9. Banyak yang tak tahu siapa Kim Basinger atau Gloria Estefan. Mereka menganggap Ari Wibowo sudah tua, dan mengira Richard Gere sudah kakek-kakek. Atau, mengira Johnny Depp baru ngetop setelah main di film Pirates of the Caribbean. Hal ini sering terjadi, dan Anda masih terkaget-kaget mendengarnya.

10. Anda tak mementingkan lagi penampilan pada sosok pria. Tentu, Anda masih sering melirik pria ganteng yang berpapasan dengan Anda di mal. Tetapi, hal itu hanya memuaskan mata Anda saja. Hati Anda akan tertambat pada pria yang memperlakukan Anda dengan penuh respek, tidak lari ketika ada masalah, atau menghargai "me time" Anda.

Editor : Dini.
Source : Female.Kompas.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Nutrisi untuk Rambut dan Kuku Sehat

Rambut dan kuku yang sehat tidak bisa didapatkan hanya dengan perawatan dari luar, seperti creambath, memakai shampo dan kondisioner atau manikur dan pedikur. Untuk memperoleh rambut dan kuku yang sehat, Anda juga harus merawatnya dari dalam. Cukupi asupan lima nutrisi ini setiap hari agar rambut sehat dan berkilau, serta kuku menjadi kuat. 1. Biotin / Vitamin H. Biotin, atau yang lebih dikenal dengan vitamin H bisa memperbaiki kondisi rambut bercabang dan menipis, sekaligus menguatkan kuku yang mudah rapuh. Dikutip dari Woman's Day, Nina Dibona, konsultan diet dan nutrisionis di salah satu klub olahraga di Boston menjelaskan, "Kekurangan biotin bisa mengakibatkan rambut rapuh dan pecah-pecah, juga kerontokan." Rajin-rajinlah mengonsumsi pisang, kacang-kacangan, kembang kol, telur dan salmon untuk mencukupi kebutuhan biotin setiap hari. 2. Asam Lemak Omega-3. Agar rambut berkilau, konsumsi lebih banyak omega-3 dalam diet Anda. Omega-3 membantu menyehatkan ku...

7 Tips Rawat Bulu Mata Agar Tidak Rontok

Bulu mata yang indah dan sehat dapat mempercantik penampilan wajah secara keseluruhan. Namun masalah yang sering terjadi, bulu mata mudah mengalami kerontokan. Apa penyebab bulu mata rontok dan bagaimana cara mengatasinya? Dr. Gitalisa Andayani SpM, seorang ahli mata, yang ditemui saat acara L'Oreal di Plaza Kuningan, Jakarta menjelaskan, ada tiga hal menjadi penyebab gangguan pada bulu mata. Gangguan itu terdiri dari 3H. Pertama adalah 'Health', bulu mata bermasalah karena faktor kesehatan. Obat dan terapi penyembuhan kanker juga dapat mengganggu kesehatan bulu mata. Kedua, 'Habit'. Yaitu kebiasaan mengucek mata dan tidak membersihkan make-up juga mempengaruhi kondisi bulu mata. Sedangkan yang ketiga adalah 'Hormonal changes'. Perubahan hormon karena stres berlebihan dan melahirkan juga dapat membuat bulu mata lebih rapuh. Untuk bulu mata indah dan sehat, diperlukan cara tersendiri untuk merawatnya, yaitu dengan tujuh langkah berikut ini : Jagal...

Apa Jadinya Bila Memakai Hak Tinggi Saat Hamil ?

Ketika kehamilan telah menginjak trimester ketiga, amankah mengenakan sepatu berhak tinggi? Sebab kadangkala kita tidak dapat menghindar ketika harus menghadiri acara-acara resmi, sehingga mengenakan gaun dan sepatu berhak tinggi adalah pilihan yang biasa dipilih orang. Namun, jurnal Society of Chiropodists and Podiatrists (SCP) edisi Juni 2010 mengeluarkan peringatan untuk semua ibu hamil agar menghindari pemakaian sepatu hak tinggi. Sepatu yang haknya terlalu tinggi bisa menimbulkan masalah bagi ibu dan bayinya "Hak yang tinggi mengubah postur Anda, memendekkan otot-otot betis, dan memberikan tekanan tambahan pada punggung dan lutut Anda," ujar ahli penyakit kaki Lorraine Jones pada BBC. "Pada saat hamil, hak tinggi akan menempatkan tekanan ekstra pada sendi-sendi yang sudah tegang, yang akhirnya menyebabkan serangkaian masalah kaki, telapak, dan punggung." Sepatu hak tinggi, bahkan yang bersol tebal, sebaiknya juga tidak digunakan, demikian menurut Jennif...