Langsung ke konten utama

Ketahui Tanda dan Cara Memperlambat Penuaan Rambut

Ketahui Tanda dan Cara Memperlambat Penuaan Rambut

Tidak hanya di kulit, penuaan juga bisa terjadi pada rambut. Apa saja tanda-tandanya dan bagaimana memperlambat penuaan rambut? Ketahui jawabannya di bawah ini, seperti dikutip dari idiva:

Tanda-tanda Penuaan pada Rambut

Seiring bertambahnya usia, rambut juga akan semakin melemah dan rapuh. Rambut juga menjadi kering dan menipis. Pada usia 40-an, wanita juga akan mendapati rambutnya mulai melambat pertumbuhannya.

"Normalnya, rambut akan memutih pada usia 30-an. Ketika muda, rambut terlihatlebih bervolume dan berkilau. Sementara saat menjelang menopause, volume rambut akan sedikit berkurang dan ada beberapa perubahan pada tekstur rambut," jelas ahli kesehatan rambut Dr Apoorca Shah.

Bagaimanapun juga, keadaan ini tidak bisa digeneralisasikan. Karena perubahan pada rambut bisa berbeda-beda tergantung pada kondisi dan gen seseorang.

Beberapa Cara Memperlambat Penuaan Rambut

- Lakukan pemijatan menggunakan minyak pada kulit kepala minimal satu kali seminggu. Cara ini akan meningkatkan sirkulasi darah pada kulit kepala. Anda bisa menggunakan minyak kelapa, minyak kemiri, minyak zaitun atau urang aring. Menurut Dr Apoocar, minyak adalah kondisioner alami yang terbaik untuk rambut.

- Rambut sama seperti anggota tubuh lainnya yang memerlukan nutrisi. Agar rambut kuat dan sehat, konsumsi makanan yang mengandung susu, kacang almond, kacang kedelai, walnut dan minum air putih tiga liter sehari.

- Hindari paparan langsung sinar matahari, kenakan topi atau tutupi dengan syal jika memang Anda harus ke luar ruangan di siang hari.

- Cuci rambut menggunakan shampo dua atau tiga hari sekali dan berhati-hati menyisir rambut saat basah, karena akar rambut akan melemah.

- Jangan terlalu sering menata rambut dengan alat panas seperti flat iron, catokan rambut atau hair dryer. Hindari juga bahan pewarna rambut yang terlalu keras.

Semoga bermanfaat.

Writer : hestianingsih
Source : Wolipop.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Nutrisi untuk Rambut dan Kuku Sehat

Rambut dan kuku yang sehat tidak bisa didapatkan hanya dengan perawatan dari luar, seperti creambath, memakai shampo dan kondisioner atau manikur dan pedikur. Untuk memperoleh rambut dan kuku yang sehat, Anda juga harus merawatnya dari dalam. Cukupi asupan lima nutrisi ini setiap hari agar rambut sehat dan berkilau, serta kuku menjadi kuat. 1. Biotin / Vitamin H. Biotin, atau yang lebih dikenal dengan vitamin H bisa memperbaiki kondisi rambut bercabang dan menipis, sekaligus menguatkan kuku yang mudah rapuh. Dikutip dari Woman's Day, Nina Dibona, konsultan diet dan nutrisionis di salah satu klub olahraga di Boston menjelaskan, "Kekurangan biotin bisa mengakibatkan rambut rapuh dan pecah-pecah, juga kerontokan." Rajin-rajinlah mengonsumsi pisang, kacang-kacangan, kembang kol, telur dan salmon untuk mencukupi kebutuhan biotin setiap hari. 2. Asam Lemak Omega-3. Agar rambut berkilau, konsumsi lebih banyak omega-3 dalam diet Anda. Omega-3 membantu menyehatkan ku...

7 Tips Rawat Bulu Mata Agar Tidak Rontok

Bulu mata yang indah dan sehat dapat mempercantik penampilan wajah secara keseluruhan. Namun masalah yang sering terjadi, bulu mata mudah mengalami kerontokan. Apa penyebab bulu mata rontok dan bagaimana cara mengatasinya? Dr. Gitalisa Andayani SpM, seorang ahli mata, yang ditemui saat acara L'Oreal di Plaza Kuningan, Jakarta menjelaskan, ada tiga hal menjadi penyebab gangguan pada bulu mata. Gangguan itu terdiri dari 3H. Pertama adalah 'Health', bulu mata bermasalah karena faktor kesehatan. Obat dan terapi penyembuhan kanker juga dapat mengganggu kesehatan bulu mata. Kedua, 'Habit'. Yaitu kebiasaan mengucek mata dan tidak membersihkan make-up juga mempengaruhi kondisi bulu mata. Sedangkan yang ketiga adalah 'Hormonal changes'. Perubahan hormon karena stres berlebihan dan melahirkan juga dapat membuat bulu mata lebih rapuh. Untuk bulu mata indah dan sehat, diperlukan cara tersendiri untuk merawatnya, yaitu dengan tujuh langkah berikut ini : Jagal...

Apa Jadinya Bila Memakai Hak Tinggi Saat Hamil ?

Ketika kehamilan telah menginjak trimester ketiga, amankah mengenakan sepatu berhak tinggi? Sebab kadangkala kita tidak dapat menghindar ketika harus menghadiri acara-acara resmi, sehingga mengenakan gaun dan sepatu berhak tinggi adalah pilihan yang biasa dipilih orang. Namun, jurnal Society of Chiropodists and Podiatrists (SCP) edisi Juni 2010 mengeluarkan peringatan untuk semua ibu hamil agar menghindari pemakaian sepatu hak tinggi. Sepatu yang haknya terlalu tinggi bisa menimbulkan masalah bagi ibu dan bayinya "Hak yang tinggi mengubah postur Anda, memendekkan otot-otot betis, dan memberikan tekanan tambahan pada punggung dan lutut Anda," ujar ahli penyakit kaki Lorraine Jones pada BBC. "Pada saat hamil, hak tinggi akan menempatkan tekanan ekstra pada sendi-sendi yang sudah tegang, yang akhirnya menyebabkan serangkaian masalah kaki, telapak, dan punggung." Sepatu hak tinggi, bahkan yang bersol tebal, sebaiknya juga tidak digunakan, demikian menurut Jennif...