Langsung ke konten utama

Tips Kuning Langsat berkat Wortel

Selama ini kerap didengungkan fungsi sehat dari konsumsi sayuran dan buah-buahan. Fungsi sehat itu juga akan memperbaiki kondisi dan kesehatan kulit, lalu berakibat pada kecantikan kulit juga. Riset terbaru mengatakan, kilau kekuningan pada kulit akan memberikan kecantikan lebih, dan kilau kekuningan itu datang dari sayuran dan buah yang mengandung karoten.

Di Indonesia, kulit rona kuning langsat sempat menjadi simbol kecantikan rakyat hingga muncul tren kulit putih pucat adalah yang lebih cantik. Padahal, aslinya kulit kita memiliki rona kekuningan. Perlu diketahui pula, penelitian terakhir menunjukkan bahwa tanpa sadar otak kita menilai seseorang menarik dan sehat jika ada rona kekuningan pada kulit seseorang. Rona kekuningan itu bisa datang dari zat karoten yang berasal dari wortel dan buah plum.

Ian Stephen, salah seorang ilmuwan yang ikut dalam penelitian ini, mengatakan, mereka yang menambahkan asupan makanan ini secara rutin pada menu makanan selama dua bulan akan memperlihatkan hasil rona kekuningan pada kulitnya.

Sebanyak 40 relawan tergabung dalam penelitian yang dilangsungkan oleh St Andrews dan beberapa universitas di Bristol. Mereka yang mengikuti program asupan makanan tadi terlihat memiliki kulit yang lebih sehat dan menarik di akhir waktu program.

Sebelumnya, dilangsungkan pula penelitian mengenai kesehatan kulit dan kuku yang membaik dengan menambah asupan buah dan sayuran. Contohnya, aprikot kering yang mengandung vitamin A diketahui memberi nutrisi penting pada kulit. Sementara vitamin C, yang didapat dari buah-buahan sitrus, kiwi, anggur, dan paprika merah, bisa membantu mengurangi kulit kendur karena bisa membangun kolagen pembangun jaringan kulit. Mereka yang ingin memperbaiki kerut serta bekas luka disarankan mengonsumsi makanan bervitamin E, seperti bayam dan selada air.

Editor : Nadia Felicia

Source : Female.Kompas.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Nutrisi untuk Rambut dan Kuku Sehat

Rambut dan kuku yang sehat tidak bisa didapatkan hanya dengan perawatan dari luar, seperti creambath, memakai shampo dan kondisioner atau manikur dan pedikur. Untuk memperoleh rambut dan kuku yang sehat, Anda juga harus merawatnya dari dalam. Cukupi asupan lima nutrisi ini setiap hari agar rambut sehat dan berkilau, serta kuku menjadi kuat. 1. Biotin / Vitamin H. Biotin, atau yang lebih dikenal dengan vitamin H bisa memperbaiki kondisi rambut bercabang dan menipis, sekaligus menguatkan kuku yang mudah rapuh. Dikutip dari Woman's Day, Nina Dibona, konsultan diet dan nutrisionis di salah satu klub olahraga di Boston menjelaskan, "Kekurangan biotin bisa mengakibatkan rambut rapuh dan pecah-pecah, juga kerontokan." Rajin-rajinlah mengonsumsi pisang, kacang-kacangan, kembang kol, telur dan salmon untuk mencukupi kebutuhan biotin setiap hari. 2. Asam Lemak Omega-3. Agar rambut berkilau, konsumsi lebih banyak omega-3 dalam diet Anda. Omega-3 membantu menyehatkan ku...

7 Tips Rawat Bulu Mata Agar Tidak Rontok

Bulu mata yang indah dan sehat dapat mempercantik penampilan wajah secara keseluruhan. Namun masalah yang sering terjadi, bulu mata mudah mengalami kerontokan. Apa penyebab bulu mata rontok dan bagaimana cara mengatasinya? Dr. Gitalisa Andayani SpM, seorang ahli mata, yang ditemui saat acara L'Oreal di Plaza Kuningan, Jakarta menjelaskan, ada tiga hal menjadi penyebab gangguan pada bulu mata. Gangguan itu terdiri dari 3H. Pertama adalah 'Health', bulu mata bermasalah karena faktor kesehatan. Obat dan terapi penyembuhan kanker juga dapat mengganggu kesehatan bulu mata. Kedua, 'Habit'. Yaitu kebiasaan mengucek mata dan tidak membersihkan make-up juga mempengaruhi kondisi bulu mata. Sedangkan yang ketiga adalah 'Hormonal changes'. Perubahan hormon karena stres berlebihan dan melahirkan juga dapat membuat bulu mata lebih rapuh. Untuk bulu mata indah dan sehat, diperlukan cara tersendiri untuk merawatnya, yaitu dengan tujuh langkah berikut ini : Jagal...

Apa Jadinya Bila Memakai Hak Tinggi Saat Hamil ?

Ketika kehamilan telah menginjak trimester ketiga, amankah mengenakan sepatu berhak tinggi? Sebab kadangkala kita tidak dapat menghindar ketika harus menghadiri acara-acara resmi, sehingga mengenakan gaun dan sepatu berhak tinggi adalah pilihan yang biasa dipilih orang. Namun, jurnal Society of Chiropodists and Podiatrists (SCP) edisi Juni 2010 mengeluarkan peringatan untuk semua ibu hamil agar menghindari pemakaian sepatu hak tinggi. Sepatu yang haknya terlalu tinggi bisa menimbulkan masalah bagi ibu dan bayinya "Hak yang tinggi mengubah postur Anda, memendekkan otot-otot betis, dan memberikan tekanan tambahan pada punggung dan lutut Anda," ujar ahli penyakit kaki Lorraine Jones pada BBC. "Pada saat hamil, hak tinggi akan menempatkan tekanan ekstra pada sendi-sendi yang sudah tegang, yang akhirnya menyebabkan serangkaian masalah kaki, telapak, dan punggung." Sepatu hak tinggi, bahkan yang bersol tebal, sebaiknya juga tidak digunakan, demikian menurut Jennif...