Langsung ke konten utama

Wow, Rajin Facial Bisa 'Perpanjang' Usia

Hidup manusia memang di tangan Tuhan, tapi kita pun harus menjaga baik-baik anugerah yang telah diberikan-Nya. Yaitu dengan menjalani gaya hidup sehat, termasuk rajin merawat tubuh.

Secara medis, ada tiga ritual kecantikan yang tidak saja membuat Anda lebih cantik, tapi juga memperpanjang usia. Apa saja? Ini jawabannya seperti dikutip dari Total Beauty:

  • Facial
Kulit merupakan organ tubuh manusia yang terbesar dan terluar sekaligus paling rentan terkena serangan dari lingkungan luar. Dengan rutin membersihkan, mengelupaskan dan melembapkan kulit secara benar, berarti Anda telah meningkatkan kesehatan dan kondisi kulit. Penambahan aromaterapi akan meningkatkan sistem imun, juga menyingkirkan toksin yang ada di jaringan kulit.

Pergilah ke klinik kecantikan, sedikitnya enam minggu sekali untuk menjaga kulit yang sehat. Jika Anda banyak bepergian, tinggal di area yang rentan polusi dan radikal bebas, tinggal di daerah beriklim ekstrim atau pekerjaan yang menimbulkan ketegangan dan stres, facial bisa dilakukan dua minggu atau empat minggu sekali.

  • Pijat
Selain membuat kulit lebih indah karena lancarnya sirkulasi darah, efek pijatan yang tepat juga mampu meringankan ketegangan dan meningkatkan sistem imun. Teknik pijat dengan pemakaian minyak esensial telah diketahui sejak beribu tahun lalu bermanfaat membantu meningkatkan kemampuan detoksifikasi, juga memperbaiki cidera otot.

Dianjurkan melakukan pijat seminggu sekali, terutama bagi orang yang kesehariannya banyak berjibaku dengan setumpuk pekerjaan dan mengalami stress akibat tekanan pekerjaan atau masalah lainnya.

  • Perawatan Kuku
Perawatan manikur/pedikur yang rajin Anda lakukan tidak hanya mempercantik kuku, tapi ada bonus besar untuk kesehatan Anda. Kuku bisa mendeteksi penyakit yang ada dalam tubuh kita. Perubahan bentuk, tekstur dan warna pada kuku bisa mengindikasikan adanya gangguan atau penyakit dalam tubuh.

Terapis di tempat khusus perawatan kuku biasanya menyadari jika ada sesuatu yang berbeda pada kuku kliennya. Mungkin dia tidak bisa mendiagnosa penyakit, tapi setidaknya bisa menyarankan Anda pergi ke dokter untuk memeriksa. Dengan begitu, Anda bisa mengantisipasi kemungkinan terkena penyakit lebih dini. Perawatan kuku sebaiknya dilakukan minimal sebulan sekali.

Writer : Hestianingsih
Source : Wolipop.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Nutrisi untuk Rambut dan Kuku Sehat

Rambut dan kuku yang sehat tidak bisa didapatkan hanya dengan perawatan dari luar, seperti creambath, memakai shampo dan kondisioner atau manikur dan pedikur. Untuk memperoleh rambut dan kuku yang sehat, Anda juga harus merawatnya dari dalam. Cukupi asupan lima nutrisi ini setiap hari agar rambut sehat dan berkilau, serta kuku menjadi kuat. 1. Biotin / Vitamin H. Biotin, atau yang lebih dikenal dengan vitamin H bisa memperbaiki kondisi rambut bercabang dan menipis, sekaligus menguatkan kuku yang mudah rapuh. Dikutip dari Woman's Day, Nina Dibona, konsultan diet dan nutrisionis di salah satu klub olahraga di Boston menjelaskan, "Kekurangan biotin bisa mengakibatkan rambut rapuh dan pecah-pecah, juga kerontokan." Rajin-rajinlah mengonsumsi pisang, kacang-kacangan, kembang kol, telur dan salmon untuk mencukupi kebutuhan biotin setiap hari. 2. Asam Lemak Omega-3. Agar rambut berkilau, konsumsi lebih banyak omega-3 dalam diet Anda. Omega-3 membantu menyehatkan ku...

7 Tips Rawat Bulu Mata Agar Tidak Rontok

Bulu mata yang indah dan sehat dapat mempercantik penampilan wajah secara keseluruhan. Namun masalah yang sering terjadi, bulu mata mudah mengalami kerontokan. Apa penyebab bulu mata rontok dan bagaimana cara mengatasinya? Dr. Gitalisa Andayani SpM, seorang ahli mata, yang ditemui saat acara L'Oreal di Plaza Kuningan, Jakarta menjelaskan, ada tiga hal menjadi penyebab gangguan pada bulu mata. Gangguan itu terdiri dari 3H. Pertama adalah 'Health', bulu mata bermasalah karena faktor kesehatan. Obat dan terapi penyembuhan kanker juga dapat mengganggu kesehatan bulu mata. Kedua, 'Habit'. Yaitu kebiasaan mengucek mata dan tidak membersihkan make-up juga mempengaruhi kondisi bulu mata. Sedangkan yang ketiga adalah 'Hormonal changes'. Perubahan hormon karena stres berlebihan dan melahirkan juga dapat membuat bulu mata lebih rapuh. Untuk bulu mata indah dan sehat, diperlukan cara tersendiri untuk merawatnya, yaitu dengan tujuh langkah berikut ini : Jagal...

Apa Jadinya Bila Memakai Hak Tinggi Saat Hamil ?

Ketika kehamilan telah menginjak trimester ketiga, amankah mengenakan sepatu berhak tinggi? Sebab kadangkala kita tidak dapat menghindar ketika harus menghadiri acara-acara resmi, sehingga mengenakan gaun dan sepatu berhak tinggi adalah pilihan yang biasa dipilih orang. Namun, jurnal Society of Chiropodists and Podiatrists (SCP) edisi Juni 2010 mengeluarkan peringatan untuk semua ibu hamil agar menghindari pemakaian sepatu hak tinggi. Sepatu yang haknya terlalu tinggi bisa menimbulkan masalah bagi ibu dan bayinya "Hak yang tinggi mengubah postur Anda, memendekkan otot-otot betis, dan memberikan tekanan tambahan pada punggung dan lutut Anda," ujar ahli penyakit kaki Lorraine Jones pada BBC. "Pada saat hamil, hak tinggi akan menempatkan tekanan ekstra pada sendi-sendi yang sudah tegang, yang akhirnya menyebabkan serangkaian masalah kaki, telapak, dan punggung." Sepatu hak tinggi, bahkan yang bersol tebal, sebaiknya juga tidak digunakan, demikian menurut Jennif...