Langsung ke konten utama

11 Kunci Kesuksesan



" Kesuksesan seseorang sekitar 30 persennya ditentukan oleh IQ, sisanya, ditentukan oleh EQ ", begitu ucap Sani B. Hermawan, Psi., Direktur Lembaga Daya Insani, beberapa waktu lalu saat temu media. Sementara dalam buku "Emotional Intelligence", Daniel Goleman menuliskan, kesuksesan seseorang sebanyak 20 persennya ditentukan oleh IQ, sisanya adalah hal-hal lain.

Menurut Goleman, hal-hal lain itu adalah yang disebut kecerdasan emosional, seperti kemampuan untuk memotivasi diri, keteguhan menghadapi frustasi; untuk mengendalikan gejolak dan penundaan gratifikasi; meregulasi mood dan tidak membiarkan mood menghambat kemampuan berpikir; serta sifat empati dan mampu berharap.

Menurut Julie Jansen, pengarang " I Don't Know What I Want, But I Know It's Not This ", ada 11 kunci kesuksesan seseorang, yakni :

1. Kepercayaan diri

 
Percaya pada diri sendiri bahwa ia mampu dan realistis memahami dan memperhitungkan keadaan. Sebuah sikap yang kebanyakan orang akan kagumi dalam diri orang lain dan berusaha keras untuk bisa memilikinya.

2. Keingintahuan

 
Menjadi orang yang bersemangat untuk mencari tahu banyak hal dan belajar, menunjukkan ketertarikan pada hal-hal yang tak terlalu jelas, selalu menjadi orang yang berkata, "Saya ingin mengetahui lebih banyak tentang...."

3. Pengambilan keputusan

 
Cerdas merangkum suatu hal atau mengambil keputusan dan melakukan keputusan itu, berani mengambil keputusan dan menentukan sesuatu saat terdesak meski tak memiliki segala informasi yang dibutuhkan.

4. Empati

 
Menunjukkan perasaan kepedulian dan memahami situasi, perasaan, dan motif orang lain, serta berusaha untuk mengerti apa yang mereka rasakan.

5. Fleksibilitas

 
Mampu mengambil alih, merespon positif terhadap perubahaan, bisa mengikuti arah, mudah beradaptasi, tidak kaku menghadapi pesan ganda.

6. Humor

 
Melihat diri sendiri dan dunia dengan rasa senang, tidak memandang hidup secara keseluruhan dan diri sendiri terlalu serius. Mampu tertawa dan menjadi orang yang menyenangkan bagi orang lain.

7. Kecerdasan

 
Mampu berpikir dan bekerja dengan cerdas serta tangkas. Cerdas dengan apa yang dihadapi, tidak mengubah keadaan, berencana sebelum beraksi, bekerja efisien, dan berfokus pada kualitas ketimbang kuantitas. Namun kecerdasan yang ini berbeda dari IQ.

8. Optimisme

 
Mengharapkan hasil terbaik dan menggali aspek positif dari sebuah situasi, melihat sesuatu dari hal yang positif ketimbang negatifnya.

9. Keteguhan

 
Memiliki gairah, energi, fokus, dan keinginan untuk bisa mendapatkan hasil yang diinginkan. Motivasi, ketekunan, dan kerja keras adalah aspek-aspek keteguhan ini.

10. Rasa hormat

 
Mengingat bahwa hal ini sama tak sulit seperti berusaha bersikap baik, melindungi harga diri orang lain, memperlakukan orang lain dengan sikap yang penuh kasih dan dengan sopan santun etika yang ada.

11. Mawas diri

 
Sebuah bentuk kesadaran diri yang memungkinkan Anda untuk meregulasi diri dengan memonitor diri, mengamati diri, dan mengubah proses berpikir dan sikap. Ini adalah sebuah dasar untuk mengerti diri sendiri. Namun, bedakan dengan terlalu memikirkan diri sendiri dan melihat diri dari segi negatif.

Yang mana dari kesebelas kunci ini yang menjadi kekuatan Anda? Jika tidak yakin, tanyakan kepada orang-orang terdekat Anda mengenai kekuatan atau kelemahan yang Anda miliki dari 11 kunci ini. Namun, perlu diingat, tidak semua orang memiliki semua hal di atas ini dengan kadar yang kuat semua. Hal-hal ini bisa terus dibangun dan dikuatkan.


Semoga bermanfaat.

Editor : Nadia Felicia
Source : http://female.kompas.com/read/2011/02/04/15200987/11.kunci.kesuksesan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Nutrisi untuk Rambut dan Kuku Sehat

Rambut dan kuku yang sehat tidak bisa didapatkan hanya dengan perawatan dari luar, seperti creambath, memakai shampo dan kondisioner atau manikur dan pedikur. Untuk memperoleh rambut dan kuku yang sehat, Anda juga harus merawatnya dari dalam. Cukupi asupan lima nutrisi ini setiap hari agar rambut sehat dan berkilau, serta kuku menjadi kuat. 1. Biotin / Vitamin H. Biotin, atau yang lebih dikenal dengan vitamin H bisa memperbaiki kondisi rambut bercabang dan menipis, sekaligus menguatkan kuku yang mudah rapuh. Dikutip dari Woman's Day, Nina Dibona, konsultan diet dan nutrisionis di salah satu klub olahraga di Boston menjelaskan, "Kekurangan biotin bisa mengakibatkan rambut rapuh dan pecah-pecah, juga kerontokan." Rajin-rajinlah mengonsumsi pisang, kacang-kacangan, kembang kol, telur dan salmon untuk mencukupi kebutuhan biotin setiap hari. 2. Asam Lemak Omega-3. Agar rambut berkilau, konsumsi lebih banyak omega-3 dalam diet Anda. Omega-3 membantu menyehatkan ku...

7 Tips Rawat Bulu Mata Agar Tidak Rontok

Bulu mata yang indah dan sehat dapat mempercantik penampilan wajah secara keseluruhan. Namun masalah yang sering terjadi, bulu mata mudah mengalami kerontokan. Apa penyebab bulu mata rontok dan bagaimana cara mengatasinya? Dr. Gitalisa Andayani SpM, seorang ahli mata, yang ditemui saat acara L'Oreal di Plaza Kuningan, Jakarta menjelaskan, ada tiga hal menjadi penyebab gangguan pada bulu mata. Gangguan itu terdiri dari 3H. Pertama adalah 'Health', bulu mata bermasalah karena faktor kesehatan. Obat dan terapi penyembuhan kanker juga dapat mengganggu kesehatan bulu mata. Kedua, 'Habit'. Yaitu kebiasaan mengucek mata dan tidak membersihkan make-up juga mempengaruhi kondisi bulu mata. Sedangkan yang ketiga adalah 'Hormonal changes'. Perubahan hormon karena stres berlebihan dan melahirkan juga dapat membuat bulu mata lebih rapuh. Untuk bulu mata indah dan sehat, diperlukan cara tersendiri untuk merawatnya, yaitu dengan tujuh langkah berikut ini : Jagal...

Apa Jadinya Bila Memakai Hak Tinggi Saat Hamil ?

Ketika kehamilan telah menginjak trimester ketiga, amankah mengenakan sepatu berhak tinggi? Sebab kadangkala kita tidak dapat menghindar ketika harus menghadiri acara-acara resmi, sehingga mengenakan gaun dan sepatu berhak tinggi adalah pilihan yang biasa dipilih orang. Namun, jurnal Society of Chiropodists and Podiatrists (SCP) edisi Juni 2010 mengeluarkan peringatan untuk semua ibu hamil agar menghindari pemakaian sepatu hak tinggi. Sepatu yang haknya terlalu tinggi bisa menimbulkan masalah bagi ibu dan bayinya "Hak yang tinggi mengubah postur Anda, memendekkan otot-otot betis, dan memberikan tekanan tambahan pada punggung dan lutut Anda," ujar ahli penyakit kaki Lorraine Jones pada BBC. "Pada saat hamil, hak tinggi akan menempatkan tekanan ekstra pada sendi-sendi yang sudah tegang, yang akhirnya menyebabkan serangkaian masalah kaki, telapak, dan punggung." Sepatu hak tinggi, bahkan yang bersol tebal, sebaiknya juga tidak digunakan, demikian menurut Jennif...