Langsung ke konten utama

Efek Penampilan Terhadap Karier



Sejak dulu, wejangan "jangan menilai orang hanya berdasar penampilan" sudah ditanamkan. Tetapi pada kenyatannya, penampilan punya peran penting. Bahkan dalam bentuk mencari pasangan, dosen psikologi Universitas Indonesia mengatakan, "Saat menilai seseorang, yang paling terutama dinilai adalah melalui penglihatan, baru yang lain-lainnya. Apa yang kita lihat, itulah yang pertama kali menjadi penilaian terbesar." Lalu, apa dampak cara berpenampilan kita pada karier untuk jangka panjang? Majalah Newsweek menemukan, saat para atasan menilai bawahan, ada 3 faktor yang diperhitungkan; pengalaman, kepercayaan diri, dan cara berpenampilan.

Berikut saran dari ahli tata rias, Carmindy dan konsultan kebugaran, Ashley Borden untuk menjaga penampilan demi karier cemerlang:

1. Gunakan mantra
Sikap positif adalah kunci kesuksesan di kantor mana pun. Anda akan lebih mudah maju melewati masa kesusahan saat Anda membawa diri dengan kepercayaan diri dan sikap positif. Carmindy menyarankan agar para kliennya berlatih bicara dengan diri sendiri. Menurutnya, jika Anda melihat cermin lalu tidak suka apa yang Anda  lihat dan malu akan hal itu, tak akan ada jumlah makeup yang cukup untuk bisa menutupinya. Karena itulah, mengatakan hal-hal positif kepada diri sendiri bisa sangat membantu membuat diri terlihat lebih menarik karena Anda akan merasa lebih baik. Hadapi cermin dengan mantra positif setiap pagi, dan lihat betapa makeup akan membantu Anda terlihat lebih bersinar karena dibantu dengan semangat cantik dari dalam.

2. Warna rambut
Percaya atau tidak, ada lembaga yang meneliti pemilik warna rambut apa yang menghasilkan banyak uang. Studi itu dituliskan dalam jurnal Economics Letters. Para periset dari University of Queensland mengungkap survei terhadap 13 ribu perempuan di Eropa, warna rambut kepirangan meraup lebih banyak uang sekitar 7 persen ketimbang perempuan yang memiliki warna lain. Tak harus jadi pirang mendadak, kok, coba highlight warna-warna mahogany atau tembaga saja dulu.

3. Menunjukkan keunikan
Individualitas dan keunikan bisa membuat seseorang tampil berbeda dan diperhatikan. Jangan jadi budak tren, tetapi ciptakan kekhasan tersendiri dalam gaya, entah itu bibir merah, eyeliner, tumpukan gelang, atau bentuk kacamata unik. Sesuatu yang unik membuat orang-orang memerhatikan Anda. Gaya unik bisa jadi cara efektif dalam menciptakan persona kuat, contohnya, Anna Wintour, pemimpin redaksi majalah Vogue Amerika Serikat.

4. Gigi putih
Mereka yang sering senyum sering dinilai sebagai orang yang cerdas, tulus, bisa dipercaya, dan percaya diri ketimbang mereka yang jarang tersenyum. Hal ini dipublikasikan dalam American Journal of Psychology. Atribut positif ini datang dari senyum sempurna. Untuk mendapatkan senyum cerah, coba persering kunyah buah apel mentah, juga wortel, seledri, dan daun seledri. Kalau sempat, sikat gigi dengan pasta gigi yang bisa membantu gigi tampil lebih putih, seperti Pepsodent White Now yang memberi ilusi optikal gigi terlihat lebih putih dengan lapisan dari busa biru yang melekat pada gigi untuk sementara.

5. Warna bibir
Saat menyangkut karier, dandanan simpel dan profesional adalah pilihan yang tepat. Carmindy menyarankan agar mengupayakan dandanan tetap rapi, nyaman, dan tidak berlebihan. Warna lipstik yang cukup berani, seperti merah berry akan menarik perhatian orang kepada Anda dan mereka akan mendengarkan Anda. Pertanyaannya, cukup beranikah Anda?

6. Kebersihan rambut
Rambut kotor dan tidak terawat akan memberi kesan Anda orang yang tak bisa merawat diri, lalu orang pun akan meragukan kapabilitas Anda merawat hal lain, terutama dalam bisnis. Pastikan Anda selalu menjaga rambut bersih dan bebas masalah, apalagi masalah ketombe.

Semoga bermanfaat.

Editor: Nadia Felicia
Source : http://female.kompas.com/read/2011/02/11/1443204/Efek.Penampilan.Terhadap.Karier

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Nutrisi untuk Rambut dan Kuku Sehat

Rambut dan kuku yang sehat tidak bisa didapatkan hanya dengan perawatan dari luar, seperti creambath, memakai shampo dan kondisioner atau manikur dan pedikur. Untuk memperoleh rambut dan kuku yang sehat, Anda juga harus merawatnya dari dalam. Cukupi asupan lima nutrisi ini setiap hari agar rambut sehat dan berkilau, serta kuku menjadi kuat. 1. Biotin / Vitamin H. Biotin, atau yang lebih dikenal dengan vitamin H bisa memperbaiki kondisi rambut bercabang dan menipis, sekaligus menguatkan kuku yang mudah rapuh. Dikutip dari Woman's Day, Nina Dibona, konsultan diet dan nutrisionis di salah satu klub olahraga di Boston menjelaskan, "Kekurangan biotin bisa mengakibatkan rambut rapuh dan pecah-pecah, juga kerontokan." Rajin-rajinlah mengonsumsi pisang, kacang-kacangan, kembang kol, telur dan salmon untuk mencukupi kebutuhan biotin setiap hari. 2. Asam Lemak Omega-3. Agar rambut berkilau, konsumsi lebih banyak omega-3 dalam diet Anda. Omega-3 membantu menyehatkan ku...

7 Tips Rawat Bulu Mata Agar Tidak Rontok

Bulu mata yang indah dan sehat dapat mempercantik penampilan wajah secara keseluruhan. Namun masalah yang sering terjadi, bulu mata mudah mengalami kerontokan. Apa penyebab bulu mata rontok dan bagaimana cara mengatasinya? Dr. Gitalisa Andayani SpM, seorang ahli mata, yang ditemui saat acara L'Oreal di Plaza Kuningan, Jakarta menjelaskan, ada tiga hal menjadi penyebab gangguan pada bulu mata. Gangguan itu terdiri dari 3H. Pertama adalah 'Health', bulu mata bermasalah karena faktor kesehatan. Obat dan terapi penyembuhan kanker juga dapat mengganggu kesehatan bulu mata. Kedua, 'Habit'. Yaitu kebiasaan mengucek mata dan tidak membersihkan make-up juga mempengaruhi kondisi bulu mata. Sedangkan yang ketiga adalah 'Hormonal changes'. Perubahan hormon karena stres berlebihan dan melahirkan juga dapat membuat bulu mata lebih rapuh. Untuk bulu mata indah dan sehat, diperlukan cara tersendiri untuk merawatnya, yaitu dengan tujuh langkah berikut ini : Jagal...

Apa Jadinya Bila Memakai Hak Tinggi Saat Hamil ?

Ketika kehamilan telah menginjak trimester ketiga, amankah mengenakan sepatu berhak tinggi? Sebab kadangkala kita tidak dapat menghindar ketika harus menghadiri acara-acara resmi, sehingga mengenakan gaun dan sepatu berhak tinggi adalah pilihan yang biasa dipilih orang. Namun, jurnal Society of Chiropodists and Podiatrists (SCP) edisi Juni 2010 mengeluarkan peringatan untuk semua ibu hamil agar menghindari pemakaian sepatu hak tinggi. Sepatu yang haknya terlalu tinggi bisa menimbulkan masalah bagi ibu dan bayinya "Hak yang tinggi mengubah postur Anda, memendekkan otot-otot betis, dan memberikan tekanan tambahan pada punggung dan lutut Anda," ujar ahli penyakit kaki Lorraine Jones pada BBC. "Pada saat hamil, hak tinggi akan menempatkan tekanan ekstra pada sendi-sendi yang sudah tegang, yang akhirnya menyebabkan serangkaian masalah kaki, telapak, dan punggung." Sepatu hak tinggi, bahkan yang bersol tebal, sebaiknya juga tidak digunakan, demikian menurut Jennif...