Langsung ke konten utama

Jangan Bosan Ungkapkan Cinta kepada Anak



Tak pernah ada ruginya bagi orangtua untuk mengungkapkan cinta kepada anak. Semakin sering Anda mengekspresikan cinta, dengan kata-kata maupun tindakan, anak akan tumbuh lebih positif lagi. Karena otak anak yang dibanjiri ungkapan cinta akan tumbuh berkembang menjadi pribadi yang lebih sehat secara fisik, mental, intelektual, dan spiritual.

Psikiater dari klinik Angsamerah, dr Eka Viora, SpKJ, menjelaskan bahwa mengungkapkan cinta tak harus dengan kata-kata tetapi juga dengan sikap. Ungkapan cinta dari orangtua bermakna dahsyat, karena anak akan merasa dicintai. Dampaknya juga bukan hanya dirasakan saat anak sedang bertumbuh. Kebiasaan mengungkapkan dan menerima cinta ini akan membentuk anak menjadi individu yang lebih peka terhadap orang lain dan lingkungannya. Termasuk juga saat nanti anak berkeluarga.

"Laki-laki (dewasa) yang tidak mudah menyatakan cinta disebabkan karena ia tak punya model yang dikenang saat kecil. Jadi lihat kembali bagaimana laki-laki diasuh saat kecil. Jika sejak kecil anak tidak menerima ungkapan cinta dari orangtuanya, ia akan tumbuh menjadi pribadi yang sulit mengekspresikan cinta. Orangtua yang membanjiri anak dengan dengan kata cinta menjadi pembelajaran bagi anak untuk mengungkapkan cinta," jelas dr Eka dalam bincang-bincang bertema "Mengungkapkan Cinta pada Pasangan dan Anak" yang diadakan Kompas Female dan klinik Angsamerah di Supermal Karawaci, Tangerang, Minggu (13/2/2011) lalu.

Selain kata-kata cinta seperti mengatakan "Ayah cinta kamu, Nak" atau "Ibu sayang kamu, Nak" Anda bisa mengungkapkan cinta dengan banyak cara. Dr Eka berbagi caranya :



1. Selalu berikan pujian. Tak ada batasan untuk memberikan pujian. Memuji anak terus-menerus tidak membawa dampak negatif bagi anak. Menurut dr Eka, orangtua biasanya pelit memuji anak karena menganggap anak melakukan sesuatu yang menurut orangtua biasa saja, dan sudah menjadi kewajiban anak. Orangtua lebih sering mengkritik, menyalahkan bila anak melakukan yang tidak sesuai dengan keinginan orangtua. Jadi, berilah pujian sesering mungkin kepada anak, kata dr Eka.



2. Lakukan kegiatan khusus bersama setiap hari. Ciptakan sedikit saja dari waktu Anda yang berharga, setiap harinya, untuk melakukan kegiatan khusus bersama anak. Seperti bermain, mendengarkan musik favorit, menonton acara televisi favorit anak, atau berpelukan di bawah selimut yang hangat dan nyaman.


3. Buat pesan cinta. Buatlah catatan kecil berisi pernyataan cinta untuk anak atau pesan cinta. Contohnya dengan menuliskan kalimat "Mama sayang kamu", menempelkan huruf magnet di pintu lemari es bertuliskan pesan serupa, menghadiahkan anak bantal berbentuk hati, atau membuat kue dengan loyang berbentuk hati bertuliskan "I Love You".


4. Penuhi kegemari anak. Mengungkapkan cinta juga bisa dilakukan dengan memenuhi kegemaran anak. Buatkan masakan kesukaan anak, bacakan buku atau dongeng yang disukainya.


5. Berikan ciuman. Cara lain mengekspresikan cinta kepada anak adalah dengan tindakan sederhana, menciumnya. Berikan ciuman kepada anak lebih sering.


6. Berikan pelukan. Peluk dan dekap anak dengan hangat, sambil membelai rambutnya atau memijat kakinya.


7. Berikan sesuatu yang khusus. Tak ada salahnya memberikan sesuatu yang khusus kepada anak yang di luar dari kebiasaan. Bentuknya tak harus berupa barang. Misalnya, membolehkan anak menonton televisi lebih lama dari biasanya.


8. Perhatian khusus. Jika anak punya kakak atau adik, berikan perhatian khusus atau penuh kepadanya selama beberapa saat.


9. Tepuk tangan Anda bermakna. Berikan tepukan tangan penanda apresiasi Anda kepada anak saat anak mengerjakan sesuatu dengan baik atau sesuai keinginan Anda.

Anda tentu bisa menemukan banyak cara lainnya selama 365 hari dalam mengungkapkan cinta kepada anak.

Semoga bermanfaat.

Editor : Dini
Source : http://female.kompas.com/read/2011/02/14/10135857/jangan.bosan.ungkapkan.cinta.kepada.anak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Nutrisi untuk Rambut dan Kuku Sehat

Rambut dan kuku yang sehat tidak bisa didapatkan hanya dengan perawatan dari luar, seperti creambath, memakai shampo dan kondisioner atau manikur dan pedikur. Untuk memperoleh rambut dan kuku yang sehat, Anda juga harus merawatnya dari dalam. Cukupi asupan lima nutrisi ini setiap hari agar rambut sehat dan berkilau, serta kuku menjadi kuat. 1. Biotin / Vitamin H. Biotin, atau yang lebih dikenal dengan vitamin H bisa memperbaiki kondisi rambut bercabang dan menipis, sekaligus menguatkan kuku yang mudah rapuh. Dikutip dari Woman's Day, Nina Dibona, konsultan diet dan nutrisionis di salah satu klub olahraga di Boston menjelaskan, "Kekurangan biotin bisa mengakibatkan rambut rapuh dan pecah-pecah, juga kerontokan." Rajin-rajinlah mengonsumsi pisang, kacang-kacangan, kembang kol, telur dan salmon untuk mencukupi kebutuhan biotin setiap hari. 2. Asam Lemak Omega-3. Agar rambut berkilau, konsumsi lebih banyak omega-3 dalam diet Anda. Omega-3 membantu menyehatkan ku...

7 Tips Rawat Bulu Mata Agar Tidak Rontok

Bulu mata yang indah dan sehat dapat mempercantik penampilan wajah secara keseluruhan. Namun masalah yang sering terjadi, bulu mata mudah mengalami kerontokan. Apa penyebab bulu mata rontok dan bagaimana cara mengatasinya? Dr. Gitalisa Andayani SpM, seorang ahli mata, yang ditemui saat acara L'Oreal di Plaza Kuningan, Jakarta menjelaskan, ada tiga hal menjadi penyebab gangguan pada bulu mata. Gangguan itu terdiri dari 3H. Pertama adalah 'Health', bulu mata bermasalah karena faktor kesehatan. Obat dan terapi penyembuhan kanker juga dapat mengganggu kesehatan bulu mata. Kedua, 'Habit'. Yaitu kebiasaan mengucek mata dan tidak membersihkan make-up juga mempengaruhi kondisi bulu mata. Sedangkan yang ketiga adalah 'Hormonal changes'. Perubahan hormon karena stres berlebihan dan melahirkan juga dapat membuat bulu mata lebih rapuh. Untuk bulu mata indah dan sehat, diperlukan cara tersendiri untuk merawatnya, yaitu dengan tujuh langkah berikut ini : Jagal...

Apa Jadinya Bila Memakai Hak Tinggi Saat Hamil ?

Ketika kehamilan telah menginjak trimester ketiga, amankah mengenakan sepatu berhak tinggi? Sebab kadangkala kita tidak dapat menghindar ketika harus menghadiri acara-acara resmi, sehingga mengenakan gaun dan sepatu berhak tinggi adalah pilihan yang biasa dipilih orang. Namun, jurnal Society of Chiropodists and Podiatrists (SCP) edisi Juni 2010 mengeluarkan peringatan untuk semua ibu hamil agar menghindari pemakaian sepatu hak tinggi. Sepatu yang haknya terlalu tinggi bisa menimbulkan masalah bagi ibu dan bayinya "Hak yang tinggi mengubah postur Anda, memendekkan otot-otot betis, dan memberikan tekanan tambahan pada punggung dan lutut Anda," ujar ahli penyakit kaki Lorraine Jones pada BBC. "Pada saat hamil, hak tinggi akan menempatkan tekanan ekstra pada sendi-sendi yang sudah tegang, yang akhirnya menyebabkan serangkaian masalah kaki, telapak, dan punggung." Sepatu hak tinggi, bahkan yang bersol tebal, sebaiknya juga tidak digunakan, demikian menurut Jennif...