Langsung ke konten utama

Ayo Lawan Radang Sendi dengan 4 Latihan Ini



Penderita radang sendi atau arthritis biasanya enggan berolahraga karena takut akan mengalami sakit pada tubuh mereka. Tapi menurut para ahli, penderita arthritis yang rajin olahraga justru berkurang rasa sakit pada sendi, lebih berenergi dan kualitas tidur meningkat.

"Penderita arthritis menghindari olahraga karena berbagai sebab. Beberapa karena takut persendiannya sakit atau mengalami cidera, sebagian lagi enggan mengubah gaya hidupnya," jelas Donna Everix dari Association of Rheumatology Health Professionals, seperti dikutip times of india.

Donna menambahkan, tidak aktif secara fisik bisa memperparah kondisi mereka yang menderita radang sendi. Beberapa penyakit akan lebih mudah datang, di antaranya diabetes tipe II, penyakit kardiovaskular, otot lemah, sendi kaku juga keseimbangan lemah.

Meski olahraga penting bagi penderita radang sendi, harus tetap diperhatikan jenis olahraga yang aman bagi mereka. Berikut ini empat jenis olahraga yang bisa mengurangi rasa sakit pada arthritis dan penyakit rematik lainnya.

1. Fleksibilitas.


Olahraga yang melibatkan fleksibilitas tubuh membantu meningkatkan dan mempertahankan kelenturan sendi dan otot di sekitarnya. Keuntungan lain yang didapat dari latihan ini adalah memperbaiki postur tubuh dan mengurangi risiko cedera otot. Pilates atau yoga merupakan contoh dari olahraga kelenturan tubuh. Pastikan Anda selalu melakukan pemanasan sebelumnya.

2. Kekuatan.


Latihan kekuatan dirancang untuk membuat otot-otot bergerak. Otot yang kuat bisa meningkatkan fungsi organ tubuh dan membantu mengurangi kerapuhan tulang yang disebabkan jarangnya bergerak. Bagi orang dengan arthritis, direkomendasikan melakukan latihan kekuatan otot sebanyak delapan hingga sepuluh sesi, dengan frekuensi tiga kali seminggu.

3. Aerobik.

Aerobik merupakan jenis latihan yang melibatkan otot tubuh secara berulang dan dengan ritme yang teratur. Latihan ini meningkatkan kesehatan jantung, paru-paru dan fungsi otot. Jenis latihan ini bermanfaat untuk mengontrol berat badan, mood, tidur dan kesehatan lainnya secara umum. Gerakan aerobik yang baik untuk penderita arthritis antara lain berjalan, menari aerobik, latihan aquatic, bersepeda atau latihan dengan bantuan alat seperti sepeda statis dan treadmill. Latihan aerobik selama 150 menit dalam seminggu adalah frekuensi dan waktu yang disarankan untuk penderita arthritis.

4. Body Awareness.


'Body Awareness' merupakan aktivitas yang berfungsi memperbaiki postur tubuh, keseimbangan, koordinasi dan relaksasi. Tai chi dan yoga adalah contoh jenis latihan 'body awareness'. Latihan ini menggabungkan berbagai elemen dalam kesadaran tubuh dan jadi bagian yang sangat berguna dalam program latihan bagi penderita arthritis.


Semoga bermanfaat.


Writer : Hestianingsih
Source : http://www.wolipop.com/read/2011/03/21/080127/1597071/849/ayo-lawan-radang-sendi-dengan-4-latihan-ini

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Nutrisi untuk Rambut dan Kuku Sehat

Rambut dan kuku yang sehat tidak bisa didapatkan hanya dengan perawatan dari luar, seperti creambath, memakai shampo dan kondisioner atau manikur dan pedikur. Untuk memperoleh rambut dan kuku yang sehat, Anda juga harus merawatnya dari dalam. Cukupi asupan lima nutrisi ini setiap hari agar rambut sehat dan berkilau, serta kuku menjadi kuat. 1. Biotin / Vitamin H. Biotin, atau yang lebih dikenal dengan vitamin H bisa memperbaiki kondisi rambut bercabang dan menipis, sekaligus menguatkan kuku yang mudah rapuh. Dikutip dari Woman's Day, Nina Dibona, konsultan diet dan nutrisionis di salah satu klub olahraga di Boston menjelaskan, "Kekurangan biotin bisa mengakibatkan rambut rapuh dan pecah-pecah, juga kerontokan." Rajin-rajinlah mengonsumsi pisang, kacang-kacangan, kembang kol, telur dan salmon untuk mencukupi kebutuhan biotin setiap hari. 2. Asam Lemak Omega-3. Agar rambut berkilau, konsumsi lebih banyak omega-3 dalam diet Anda. Omega-3 membantu menyehatkan ku...

7 Tips Rawat Bulu Mata Agar Tidak Rontok

Bulu mata yang indah dan sehat dapat mempercantik penampilan wajah secara keseluruhan. Namun masalah yang sering terjadi, bulu mata mudah mengalami kerontokan. Apa penyebab bulu mata rontok dan bagaimana cara mengatasinya? Dr. Gitalisa Andayani SpM, seorang ahli mata, yang ditemui saat acara L'Oreal di Plaza Kuningan, Jakarta menjelaskan, ada tiga hal menjadi penyebab gangguan pada bulu mata. Gangguan itu terdiri dari 3H. Pertama adalah 'Health', bulu mata bermasalah karena faktor kesehatan. Obat dan terapi penyembuhan kanker juga dapat mengganggu kesehatan bulu mata. Kedua, 'Habit'. Yaitu kebiasaan mengucek mata dan tidak membersihkan make-up juga mempengaruhi kondisi bulu mata. Sedangkan yang ketiga adalah 'Hormonal changes'. Perubahan hormon karena stres berlebihan dan melahirkan juga dapat membuat bulu mata lebih rapuh. Untuk bulu mata indah dan sehat, diperlukan cara tersendiri untuk merawatnya, yaitu dengan tujuh langkah berikut ini : Jagal...

Apa Jadinya Bila Memakai Hak Tinggi Saat Hamil ?

Ketika kehamilan telah menginjak trimester ketiga, amankah mengenakan sepatu berhak tinggi? Sebab kadangkala kita tidak dapat menghindar ketika harus menghadiri acara-acara resmi, sehingga mengenakan gaun dan sepatu berhak tinggi adalah pilihan yang biasa dipilih orang. Namun, jurnal Society of Chiropodists and Podiatrists (SCP) edisi Juni 2010 mengeluarkan peringatan untuk semua ibu hamil agar menghindari pemakaian sepatu hak tinggi. Sepatu yang haknya terlalu tinggi bisa menimbulkan masalah bagi ibu dan bayinya "Hak yang tinggi mengubah postur Anda, memendekkan otot-otot betis, dan memberikan tekanan tambahan pada punggung dan lutut Anda," ujar ahli penyakit kaki Lorraine Jones pada BBC. "Pada saat hamil, hak tinggi akan menempatkan tekanan ekstra pada sendi-sendi yang sudah tegang, yang akhirnya menyebabkan serangkaian masalah kaki, telapak, dan punggung." Sepatu hak tinggi, bahkan yang bersol tebal, sebaiknya juga tidak digunakan, demikian menurut Jennif...