Langsung ke konten utama

5 Cara Menjadi Ibu Super bagi Wanita Karier

  
5 Cara Menjadi Ibu Super bagi Wanita Karier

Alasan untuk mengembangkan diri dan memaksimalkan potensi ilmu saat melangsungkan pendidikan, membuat tidak sedikit perempuan yang menjadi wanita karir meski telah memiliki anak.

Namun demikian, banyak yang tidak memiliki waktu untuk tetap bisa menjadi ibu yang super bagi keluarga. Beberapa cara berikut bisa Anda lakukan untuk tetap menjalani tugas keduanya dengan maksimal.

  • Sebisa mungkin, pilihlah jenis pekerjaan dengan waktu yang fleksibel. Meskipun Anda tidak memiliki jam kerja yang tetap, dengan waktu yang fleksibel Anda lebih mudah untuk mengatur jadwal pekerjaan dan juga keluarga. Jam kerja yang tidak mengikat membuat ibu pekerja memiliki quality time dengan keluarga lebih banyak.
  • Pastikan Anda memenuhi kebutuhan keluarga. Hal ini bukan hanya sekedar menyediakan pembantu untuk meringankan tugas pekerjaan rumah, namun sebisa mungkin Anda berkontribusi terhadap beberapa kebutuhan anak. Misalnya seperti menyiapkan sarapan, hingga perbekalan.
  • Tetap jaga komunikasi yang intens. Saat Anda tengah bekerja, jangan sampai Anda lupa untuk menanyakan kabar anak di rumah. Pastikan Anda tetap menjaga komunikasi agar anak tetap merasa diperhatikan.
  • Buatlah waktu yang berkualitas saat bertemu. Saat malam hari, meskipun Anda lelah, sebaiknya Anda tetap menemani anak, misalnya seperti belajar atau makan malam bersama. Tanyakan bagaimana kegiatannya sepanjang hari. Berikan pula perhatian tentang tiugas-tugasnya di sekolah.
  • Liburan keluarga mungkin menjadi waktu berharga yang dirindukan anak. Buatlah tempo waktu yang ideal untuk hal yang satu ini. Dengan berlibur bersama, Anda dan anggota keluarga lainnya akan mejalani waktu yang berkualitas.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Writer : Berbagai sumber/*/OL-06
Source : http://www.mediaindonesia.com/mediaperempuan/index.php/read/2012/12/27/7714/7/Cara-Menjadi-Ibu-Super-bagi-Wanita-Karier

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Nutrisi untuk Rambut dan Kuku Sehat

Rambut dan kuku yang sehat tidak bisa didapatkan hanya dengan perawatan dari luar, seperti creambath, memakai shampo dan kondisioner atau manikur dan pedikur. Untuk memperoleh rambut dan kuku yang sehat, Anda juga harus merawatnya dari dalam. Cukupi asupan lima nutrisi ini setiap hari agar rambut sehat dan berkilau, serta kuku menjadi kuat. 1. Biotin / Vitamin H. Biotin, atau yang lebih dikenal dengan vitamin H bisa memperbaiki kondisi rambut bercabang dan menipis, sekaligus menguatkan kuku yang mudah rapuh. Dikutip dari Woman's Day, Nina Dibona, konsultan diet dan nutrisionis di salah satu klub olahraga di Boston menjelaskan, "Kekurangan biotin bisa mengakibatkan rambut rapuh dan pecah-pecah, juga kerontokan." Rajin-rajinlah mengonsumsi pisang, kacang-kacangan, kembang kol, telur dan salmon untuk mencukupi kebutuhan biotin setiap hari. 2. Asam Lemak Omega-3. Agar rambut berkilau, konsumsi lebih banyak omega-3 dalam diet Anda. Omega-3 membantu menyehatkan ku...

7 Tips Rawat Bulu Mata Agar Tidak Rontok

Bulu mata yang indah dan sehat dapat mempercantik penampilan wajah secara keseluruhan. Namun masalah yang sering terjadi, bulu mata mudah mengalami kerontokan. Apa penyebab bulu mata rontok dan bagaimana cara mengatasinya? Dr. Gitalisa Andayani SpM, seorang ahli mata, yang ditemui saat acara L'Oreal di Plaza Kuningan, Jakarta menjelaskan, ada tiga hal menjadi penyebab gangguan pada bulu mata. Gangguan itu terdiri dari 3H. Pertama adalah 'Health', bulu mata bermasalah karena faktor kesehatan. Obat dan terapi penyembuhan kanker juga dapat mengganggu kesehatan bulu mata. Kedua, 'Habit'. Yaitu kebiasaan mengucek mata dan tidak membersihkan make-up juga mempengaruhi kondisi bulu mata. Sedangkan yang ketiga adalah 'Hormonal changes'. Perubahan hormon karena stres berlebihan dan melahirkan juga dapat membuat bulu mata lebih rapuh. Untuk bulu mata indah dan sehat, diperlukan cara tersendiri untuk merawatnya, yaitu dengan tujuh langkah berikut ini : Jagal...

Apa Jadinya Bila Memakai Hak Tinggi Saat Hamil ?

Ketika kehamilan telah menginjak trimester ketiga, amankah mengenakan sepatu berhak tinggi? Sebab kadangkala kita tidak dapat menghindar ketika harus menghadiri acara-acara resmi, sehingga mengenakan gaun dan sepatu berhak tinggi adalah pilihan yang biasa dipilih orang. Namun, jurnal Society of Chiropodists and Podiatrists (SCP) edisi Juni 2010 mengeluarkan peringatan untuk semua ibu hamil agar menghindari pemakaian sepatu hak tinggi. Sepatu yang haknya terlalu tinggi bisa menimbulkan masalah bagi ibu dan bayinya "Hak yang tinggi mengubah postur Anda, memendekkan otot-otot betis, dan memberikan tekanan tambahan pada punggung dan lutut Anda," ujar ahli penyakit kaki Lorraine Jones pada BBC. "Pada saat hamil, hak tinggi akan menempatkan tekanan ekstra pada sendi-sendi yang sudah tegang, yang akhirnya menyebabkan serangkaian masalah kaki, telapak, dan punggung." Sepatu hak tinggi, bahkan yang bersol tebal, sebaiknya juga tidak digunakan, demikian menurut Jennif...