Langsung ke konten utama

5 Perawatan Kecantikan Yang Ternyata Berbahaya


5 Perawatan Kecantikan Yang Ternyata Berbahaya

Yang namanya pengen cantik, tentunya tidak ada cara instant. Berbagai usaha dan perawatan harus dilakukan agar dari ujung kepala hingga kaki tetap cantik. Mulai dari hair straightening, facial, hingga waxing-pun ditempuh. Kalau dihitung-hitung lagi, kocek yang dirogohpun tentu tidak sedikit. Apalagi jika semua perawatan dilakukan di tempat profesional.

Apakah hal itu sepadan dengan hasilnya ?

Sebagian besar dari usaha untuk cantik yang dilakukan hasilnya sepadan. Terutama jika terkait dengan beberapa perawatan intens yang membutuhkan keahlian khusus dari para profesional. Keamanan menjadi faktor utama agar tidak terjadi kecelakaan yang malah mengorbankan kecantikan.

Tetapi, belajar dari tahun-tahun sebelumnya, ada beberapa perawatan kecantikan yang ternyata berbahaya dan baiknya tidak dilakukan. Seperti dilansir oleh huffingtonpost, ada beberapa prosedur kecantikan yang ternyata berbahaya bagi kesehatan. Yuk simak info berikut ini.....

1. Keratin Straightening Systems

Beberapa saat ini kita mengenal tentang pelurusan rambut dengan menggunakan keratin. Sebagian orang mengenalnya dengan nama Brazilian Straightening Treatments. Hasilnya mungkin memuaskan, namun dua perusahaan produk kecantikan besar memberikan peringatan pada kemasan produk tersebut akan bahaya yang mengancam.

Ya. Produk pelurusan rambut dengan keratin dapat menghasilkan gas berbahaya yang dapat menyebabkan kanker. Gas tersebut mengandung agen karsinogenik saat dicampurkan, oleh sebab itu mencampurkannya juga tidak boleh sembarangan.

2. Suntik botox ala salon rumahan

Operasi plastik, suntik botox, bukan hal yang asing lagi di dunia kecantikan saat ini. Saking pengennya mendapatkan bagian tubuh 'berisi' tak tanggung-tanggung banyak yang berani melakukan suntik botox ala salon rumahan.

Penyuntikan dilakukan oleh salon-salon gelap yang mengesampingkan prosedur medis demi mendapatkan harga murah dan efek yang cepat. Alhasil, kesalahan dan efek samping berbahaya mengancam si pasien. Ada yang mengalami peradangan, adapula yang mengalami gagal jantung karenanya. Ouch! ngeri bukan suntik botox semacam ini.

3. Tanning

Mungkin prosedur tanning belum terlalu beken di Indonesia. Tanning adalah proses menggelapkan kulit dengan sebuah alat agar kulit lebih bersinar dan berwarna lebih gelap dari sebelumnya. Para warga asing yang memiliki kulit putih atau pucat sering melakukannya, demi mendapatkan kulit eksotis ala wanita Indonesia (inilah mengapa kita patut bersyukur dengan kulit sawo matang eksotis kita).

Ditemukan dalam sebuah penelitian, prosedur tanning membawa efek samping berbahaya. 29%-nya dapat menyebabkan perkembangan sel kanker, dan 69%-nya dapat meningkatkan jumlah sel kanker kulit mematikan.

4. Fish Spa

Sudah sekitar dua tahun ini fish spa menjadi perawatan kecantikan yang populer di Indonesia. Bahkan di mall-mall atau tempat perbelanjaan kerap ditemui beberapa kolam kecil yang berjajar dengan label 'doctor fish'. Dijanjikan bahwa ikan gara rufa di dalam kolam dapat membantu menyingkirkan sel-sel kulit mati sehingga kulit dapat lebih mudah beregenerasi.

Memang benar, ikan gara rufa dapat membantu proses regenerasi kulit. Tetapi di dalam kolam yang sama, sekian banyak orang bergantian memasukkan kaki atau tangan ke dalamnya. Bisa terbayang berapa banyak bakteri pula yang berpindah dari kaki/tangan satu ke yang lain kan?

Dari hasil penelitian, dilaporkan bahwa bakteri seperti Vibrio vulnificus, Vibrio cholerae, S. agalactiae dan Streptococcus agalactiae penyebab pneumonia dan infeksi serius, ditularkan melalui fish spa ini.

Tidak heran bila Anda disarankan tidak sembarangan melakukan fish spa di tempat-tempat umum yang tidak melalui prosedur medis dan profesional.

5. Bikini Waxes

Adalah proses menghilangkan bulu-bulu di sekitar area pubic atau vagina. Dengan bantuan bikini waxing ini, bulu-bulu dapat dihilangkan untuk beberapa saat lamanya. Hasilnya, lebih mulus dan rapi ketimbang dicukur atau dipotong biasa.

Namun, Dr. Emily Gibson menjelaskan bahaya waxing tersebut. Bulu-bulu di sekitar area pubic sebenarnya membantu melindungi vagina dari infeksi atau penularan bakteri. Dengan hilangnya mereka maka potensi penularan penyakit seksual semakin besar.

Menjaga dan merawat kecantikan tentu sudah menjadi bagian dari tugas Anda. Namun, pastikan Anda selalu melewati prosedur yang aman dan tidak membahayakan kesehatan ya, Ladies.


Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.


Source : http://www.vemale.com/body-and-mind/cantik/19429-5-perawatan-kecantikan-yang-ternyata-berbahaya.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Nutrisi untuk Rambut dan Kuku Sehat

Rambut dan kuku yang sehat tidak bisa didapatkan hanya dengan perawatan dari luar, seperti creambath, memakai shampo dan kondisioner atau manikur dan pedikur. Untuk memperoleh rambut dan kuku yang sehat, Anda juga harus merawatnya dari dalam. Cukupi asupan lima nutrisi ini setiap hari agar rambut sehat dan berkilau, serta kuku menjadi kuat. 1. Biotin / Vitamin H. Biotin, atau yang lebih dikenal dengan vitamin H bisa memperbaiki kondisi rambut bercabang dan menipis, sekaligus menguatkan kuku yang mudah rapuh. Dikutip dari Woman's Day, Nina Dibona, konsultan diet dan nutrisionis di salah satu klub olahraga di Boston menjelaskan, "Kekurangan biotin bisa mengakibatkan rambut rapuh dan pecah-pecah, juga kerontokan." Rajin-rajinlah mengonsumsi pisang, kacang-kacangan, kembang kol, telur dan salmon untuk mencukupi kebutuhan biotin setiap hari. 2. Asam Lemak Omega-3. Agar rambut berkilau, konsumsi lebih banyak omega-3 dalam diet Anda. Omega-3 membantu menyehatkan ku...

7 Tips Rawat Bulu Mata Agar Tidak Rontok

Bulu mata yang indah dan sehat dapat mempercantik penampilan wajah secara keseluruhan. Namun masalah yang sering terjadi, bulu mata mudah mengalami kerontokan. Apa penyebab bulu mata rontok dan bagaimana cara mengatasinya? Dr. Gitalisa Andayani SpM, seorang ahli mata, yang ditemui saat acara L'Oreal di Plaza Kuningan, Jakarta menjelaskan, ada tiga hal menjadi penyebab gangguan pada bulu mata. Gangguan itu terdiri dari 3H. Pertama adalah 'Health', bulu mata bermasalah karena faktor kesehatan. Obat dan terapi penyembuhan kanker juga dapat mengganggu kesehatan bulu mata. Kedua, 'Habit'. Yaitu kebiasaan mengucek mata dan tidak membersihkan make-up juga mempengaruhi kondisi bulu mata. Sedangkan yang ketiga adalah 'Hormonal changes'. Perubahan hormon karena stres berlebihan dan melahirkan juga dapat membuat bulu mata lebih rapuh. Untuk bulu mata indah dan sehat, diperlukan cara tersendiri untuk merawatnya, yaitu dengan tujuh langkah berikut ini : Jagal...

Apa Jadinya Bila Memakai Hak Tinggi Saat Hamil ?

Ketika kehamilan telah menginjak trimester ketiga, amankah mengenakan sepatu berhak tinggi? Sebab kadangkala kita tidak dapat menghindar ketika harus menghadiri acara-acara resmi, sehingga mengenakan gaun dan sepatu berhak tinggi adalah pilihan yang biasa dipilih orang. Namun, jurnal Society of Chiropodists and Podiatrists (SCP) edisi Juni 2010 mengeluarkan peringatan untuk semua ibu hamil agar menghindari pemakaian sepatu hak tinggi. Sepatu yang haknya terlalu tinggi bisa menimbulkan masalah bagi ibu dan bayinya "Hak yang tinggi mengubah postur Anda, memendekkan otot-otot betis, dan memberikan tekanan tambahan pada punggung dan lutut Anda," ujar ahli penyakit kaki Lorraine Jones pada BBC. "Pada saat hamil, hak tinggi akan menempatkan tekanan ekstra pada sendi-sendi yang sudah tegang, yang akhirnya menyebabkan serangkaian masalah kaki, telapak, dan punggung." Sepatu hak tinggi, bahkan yang bersol tebal, sebaiknya juga tidak digunakan, demikian menurut Jennif...